Gorontalo - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, secara resmi membuka pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMKN 1 Kota Gorontalo, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK (PSMK), Seoejono Utiarahman, sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu pendidikan vokasi di daerah.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas menyampaikan bahwa pelaksanaan UKK merupakan tahapan penting dalam mengukur capaian kompetensi peserta didik, khususnya dalam kesiapan memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. UKK juga menjadi indikator kualitas lulusan SMK yang harus mampu bersaing secara profesional.
"Uji Kompetensi Keahlian ini bukan sekadar evaluasi akhir, tetapi menjadi tolok ukur sejauh mana peserta didik menguasai keterampilan sesuai bidangnya, sehingga benar-benar siap menghadapi dunia kerja," ujar Sudarman Samad.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara satuan pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dalam memastikan relevansi kompetensi yang dimiliki peserta didik. Dengan demikian, lulusan SMK diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga karakter kerja yang baik, adaptif, dan profesional.
Pelaksanaan UKK di SMKN 1 Kota Gorontalo diikuti oleh siswa dari berbagai program keahlian dengan pengujian yang mengacu pada standar industri. Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.