Transformasi Kompetensi Guru Jadi Kunci Penguatan Pembelajaran, Kadis Dikbud Buka Workshop SMA Negeri 5 Gorontalo Utara
Transformasi Kompetensi Guru Jadi Kunci Penguatan Pembelajaran, Kadis Dikbud Buka Workshop SMA Negeri 5 Gorontalo Utara
GORONTALO — 17 Juli 2026 — Penguatan kompetensi guru terus menjadi fondasi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Gorontalo. Komitmen tersebut tercermin melalui penyelenggaraan Workshop Transformasi Guru bertema “Membangun Kompetensi Profesional, Menumbuhkan Growth Mindset, Menyukseskan TKA, dan Mengoptimalkan Program Kokurikuler” yang digelar oleh SMA Negeri 5 Gorontalo Utara di Hotel Grand Q. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas sumber daya pendidik.
Workshop ini diikuti oleh para guru SMA Negeri 5 Gorontalo Utara sebagai ruang pembelajaran bersama untuk memperkuat kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial di tengah perkembangan teknologi serta dinamika dunia pendidikan. Selain membangun pola pikir bertumbuh (growth mindset), kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung kesiapan guru dalam menyukseskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan mengoptimalkan pelaksanaan program kokurikuler di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Sudarman Samad memberikan apresiasi kepada SMA Negeri 5 Gorontalo Utara yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari peningkatan kapasitas para guru sebagai ujung tombak pembelajaran. “Keberhasilan sebuah sekolah lahir dari semangat para guru yang terus belajar dan berkembang. Saya mengapresiasi inisiatif SMA Negeri 5 Gorontalo Utara yang menghadirkan ruang belajar seperti ini. Mari kita jadikan workshop ini sebagai momentum untuk saling berbagi praktik baik dan menghadirkan pembelajaran yang semakin bermakna bagi peserta didik,” ujar Sudarman Samad, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru mampu mengimplementasikan pengetahuan dan strategi pembelajaran yang diperoleh ke dalam proses belajar mengajar di kelas. Sinergi antara sekolah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan diharapkan terus terjalin sehingga transformasi kompetensi guru dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan melahirkan generasi Gorontalo yang semakin unggul.GORONTALO — 17 Juli 2026 — Penguatan kompetensi guru terus menjadi fondasi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Gorontalo. Komitmen tersebut tercermin melalui penyelenggaraan Workshop Transformasi Guru bertema “Membangun Kompetensi Profesional, Menumbuhkan Growth Mindset, Menyukseskan TKA, dan Mengoptimalkan Program Kokurikuler” yang digelar oleh SMA Negeri 5 Gorontalo Utara di Hotel Grand Q. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas sumber daya pendidik.
Workshop ini diikuti oleh para guru SMA Negeri 5 Gorontalo Utara sebagai ruang pembelajaran bersama untuk memperkuat kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial di tengah perkembangan teknologi serta dinamika dunia pendidikan. Selain membangun pola pikir bertumbuh (growth mindset), kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung kesiapan guru dalam menyukseskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan mengoptimalkan pelaksanaan program kokurikuler di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Sudarman Samad memberikan apresiasi kepada SMA Negeri 5 Gorontalo Utara yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari peningkatan kapasitas para guru sebagai ujung tombak pembelajaran. “Keberhasilan sebuah sekolah lahir dari semangat para guru yang terus belajar dan berkembang. Saya mengapresiasi inisiatif SMA Negeri 5 Gorontalo Utara yang menghadirkan ruang belajar seperti ini. Mari kita jadikan workshop ini sebagai momentum untuk saling berbagi praktik baik dan menghadirkan pembelajaran yang semakin bermakna bagi peserta didik,” ujar Sudarman Samad, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru mampu mengimplementasikan pengetahuan dan strategi pembelajaran yang diperoleh ke dalam proses belajar mengajar di kelas. Sinergi antara sekolah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan diharapkan terus terjalin sehingga transformasi kompetensi guru dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan melahirkan generasi Gorontalo yang semakin unggul.