Workshop Literasi Dan Numerasi, Persiapan Menghadapi Pembelajaran Mendalam
Workshop Literasi dan Numerasi, Persiapan Menghadapi Pembelajaran Mendalam
GORONTALO — 29 Juli 2026, upaya meningkatkan mutu pembelajaran melalui penguatan literasi, numerasi, dan penerapan pendekatan pembelajaran mendalam (Deep Learning) terus mendapat perhatian berbagai satuan pendidikan. Salah satunya diwujudkan melalui Workshop Penguatan Literasi dan Numerasi yang diselenggarakan SMA Negeri 1 Popayato Barat untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027 di New Rahmat Hotel, Kota Gorontalo.
Pada kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo hadir sebagai narasumber melalui Sekretaris Dinas, Siti Maria I. Lahidjun, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo untuk membuka kegiatan sekaligus menyampaikan materi mengenai kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo dalam implementasi program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kehadiran Dikbud menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih adaptif, bermakna, dan berorientasi pada penguatan kompetensi peserta didik.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, menyampaikan apresiasi atas inisiatif sekolah dalam mengembangkan kompetensi pendidik. "Keberhasilan peningkatan mutu pendidikan lahir dari semangat guru dan sekolah yang terus belajar serta berinovasi. Kami mengapresiasi setiap upaya yang memperkuat kualitas pembelajaran demi menghadirkan pendidikan yang semakin bermutu bagi anak-anak Gorontalo," ujar Sudarman Samad.
Melalui workshop ini, diharapkan para guru mampu mengintegrasikan literasi, numerasi, serta pendekatan pembelajaran mendalam ke dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran di kelas. Sinergi antara sekolah, guru, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo diharapkan terus terjaga sehingga berbagai praktik baik dalam peningkatan mutu pembelajaran dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di seluruh daerah.