Monitoring Rehabilitasi Ruang Praktik Siswa SMKN 1 Pulubala Jadi Percontohan Penerapan Keselamatan Kerja
Monitoring Rehabilitasi Ruang Praktik Siswa SMKN 1 Pulubala Jadi Percontohan Penerapan Keselamatan Kerja
Pulubala, 29 September 2026 — Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo melakukan monitoring pelaksanaan rehabilitasi Ruang Praktik Siswa (RPS) di SMK Negeri 1 Pulubala, Selasa (29/9/2026).
Monitoring tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan rehabilitasi sekaligus memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar keselamatan kerja yang berlaku.
Kepala Bidang Pembinaan SMK, Sujono Utiarahman, mengapresiasi penerapan prosedur keselamatan kerja yang dilakukan dalam pelaksanaan proyek rehabilitasi di SMKN 1 Pulubala.
Sebelum memasuki area proyek, seluruh tim monitoring terlebih dahulu diberikan dan diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), berupa helm keselamatan, masker, dan rompi proyek. Penerapan prosedur tersebut dinilai sebagai langkah penting untuk memastikan keselamatan setiap orang yang berada di lingkungan pekerjaan.
Sujono menyampaikan bahwa penerapan keselamatan kerja di SMKN 1 Pulubala dapat menjadi contoh bagi sekolah lain yang menerima program revitalisasi maupun rehabilitasi.
“Ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain penerima program revitalisasi dan rehabilitasi. Setiap orang yang memasuki lingkungan proyek harus menggunakan APD sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan kerja,” ujar Sujono.
Menurutnya, keselamatan kerja harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap pelaksanaan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan, terutama pada area yang masih dalam proses pengerjaan.
Setelah melakukan peninjauan terhadap lokasi pekerjaan rehabilitasi RPS, tim Bidang Pembinaan SMK melanjutkan kegiatan dengan memantau proses pembelajaran yang berlangsung di SMKN 1 Pulubala.
Monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo untuk memastikan bahwa pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana SMK berjalan dengan baik serta tetap mendukung keberlangsungan proses pembelajaran di sekolah.