Loading...
Gorontalo Catatkan Partisipasi Tertinggi Ketiga Pelaksanaan TKA 2025
2025-12-24
Gorontalo Catatkan Partisipasi Tertinggi Ketiga Pelaksanaan TKA 2025

Pojok6.id (Gorontalo) â€“ Hasil pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2025 untuk jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat telah resmi diumumkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendiknasmen) RI.

Berdasarkan laporan nasional tersebut, pelaksanaan TKA tahun ini berhasil memetakan capaian akademik murid dengan tingkat partisipasi yang sangat signifikan, dimana untuk Provinsi Gorontalo muncul sebagai provinsi dengan partisipasi tertinggi ketiga setelah DKI Jakarta diurutan kedua, dan DI Yogyakarta urutan pertama.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi menyampaikan, bahwa hasil TKA ini merupakan buah dari upaya kolektif serta hasil kerja keras Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo, bersama seluruh Satuan Pendidikan dalam menyukseskan implementasi TKA di wilayah tersebut.

“Bukan hanya dari sisi manajerial, kesuksesan ini juga didukung kuat oleh faktor lapangan,” kata Rusli.

Rusli menegaskan, bahwa Tim Teknis Provinsi Gorontalo merupakan faktor penting dalam kesuksesan pelaksanaan TKA secara teknis, memastikan proses koordinasi dengan pusat hingga distribusi hasil ke satuan pendidikan berjalan sesuai mekanisme yang ditetapkan.

“Hal ini sejalan dengan data nasional yang menunjukkan bahwa TKA adalah wujud koordinasi solid antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai mitra pendidikan,” ujarnya.

Diketahui Provinsi Gorontalo mencatatkan total partisipasi sebesar 92,24%. Jika dirinci berdasarkan jenis satuan pendidikan, partisipasi di Gorontalo menunjukkan angka yang sangat impresif:

● Pondok Pesantren (PONPES): Mencapai partisipasi sempurna 100,00%.

● SMK: Sebesar 99,43%.

● SMA: Sebesar 99,03%.

● MA: Sebesar 97,60%.

● SMALB: Sebesar 90,70%.

● Pendidikan Kesetaraan: Sebesar 32,57%.

Dari sisi capaian akademik, rerata nilai murid di Gorontalo untuk mata pelajaran wajib adalah 50,11 untuk Bahasa Indonesia, 33,14 untuk Matematika, dan 20,87 untuk Bahasa Inggris. Data ini akan digunakan sebagai dasar evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di masa depan.

Secara nasional, TKA 2025 diikuti oleh 3,47 juta murid (98,56% dari pendaftar) dari total 43.511 satuan pendidikan. Program ini menggunakan metode penilaian modern Item Response Theory (IRT) model 2 Parameter Logistics, yang mempertimbangkan tingkat kesulitan soal sehingga memberikan skor yang lebih adil dan informatif bagi setiap murid.

Meskipun terdapat laporan mengenai usaha pembocoran soal, Kemendikdasmen menegaskan bahwa hal tersebut tidak berpengaruh secara sistemik terhadap nilai akhir karena soal dirancang berbeda berdasarkan zona dan sesi. Rerata nilai nasional untuk mata pelajaran wajib tercatat sebesar 55,38 (Bahasa Indonesia), 36,10 (Matematika), dan 24,93 (Bahasa Inggris).

Setelah kesuksesan jenjang menengah, pemerintah kini bersiap melaksanakan TKA untuk jenjang SD dan SMP pada tahun 2026. Masa pendaftaran akan dibuka mulai 19 Januari hingga 28 Februari 2026, dengan pelaksanaan utama dijadwalkan pada bulan April 2026. Keberhasilan di Gorontalo tahun ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh elemen pendidikan untuk kembali menyukseskan agenda nasional tersebut di tahun mendatang.

Sebagai penutup, keberhasilan TKA ini ibarat sebuah orkestra yang harmonis; di mana kebijakan pemerintah pusat, komitmen dinas pendidikan daerah, dan kesigapan tim teknis di lapangan berpadu menciptakan sebuah simfoni data yang akurat demi kemajuan pendidikan bangsa.

Kategori:
berita
Share:
Komentar