Gorontalo - Dalam upaya meningkatkan mutu pengelolaan guru dan tenaga kependidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo melalui Bidang Pembinaan Ketenagaan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pemetaan Kebutuhan Penugasan Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026, bertempat di Grand Q Hotel Kota Gorontalo.
Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari diberlakukannya regulasi terbaru, yakni Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah. Regulasi tersebut menggantikan ketentuan sebelumnya dan menjadi dasar hukum baru dalam proses pengangkatan serta penugasan kepala sekolah untuk periode tahun 2026/2027 dengan masa jabatan selama empat tahun.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang diisi laporan panitia, sambutan sekaligus arahan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, serta doa. Selanjutnya, agenda dilanjutkan dengan penyampaian materi utama mengenai kebijakan penataan jabatan kepala sekolah berdasarkan regulasi terbaru, yang disampaikan langsung oleh Kepala Dinas sebagai narasumber.
Selain itu, turut dipaparkan materi terkait implementasi Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 oleh Kepala Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Gorontalo, serta peran BKPSDM dalam mekanisme dan persyaratan pengangkatan, penugasan, dan pemberhentian kepala sekolah. Kegiatan juga diisi dengan sesi analisis pemetaan kebutuhan kepala sekolah yang dipandu oleh Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud sistem penugasan kepala sekolah yang lebih terstruktur, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan riil satuan pendidikan di Provinsi Gorontalo.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo dalam arahannya menyampaikan bahwa penataan jabatan kepala sekolah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
"Kami berkomitmen untuk memastikan penugasan kepala sekolah dilakukan secara profesional, berbasis kebutuhan, dan sesuai regulasi terbaru, sehingga mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah," ujarnya.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting dalam menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam pengelolaan tenaga kependidikan, khususnya dalam penugasan kepala sekolah di lingkungan SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Gorontalo.
Pewarta: Idham
Editor: Tim PPID Dikbudprov